Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau mencapai Pulau Sebesi dan membuat sejumlah nelayan kembali ke daratan demi keselamatan. (Foto: Tangkapan layar video).

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Selasa (27/10/2026) memicu kewaspadaan nelayan di sekitar Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Sebaran abu vulkanik yang dilaporkan mencapai pulau tersebut membuat sejumlah nelayan memilih kembali ke daratan dan menjauhi perairan di sekitar gunung api.

Aktivitas erupsi terjadi saat tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung melakukan patroli di kawasan Gunung Anak Krakatau. Dampak aktivitas vulkanik itu turut menjadi perhatian masyarakat pesisir yang menggantungkan penghasilan dari melaut.

Bagi nelayan, aktivitas gunung api menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan sebelum melaut. Sejumlah nelayan memilih menghindari perairan sekitar Pulau Sebesi dan Gunung Anak Krakatau untuk mengurangi risiko keselamatan.

"Memang diimbau kalau Gunung Anak Krakatau semakin aktif erupsinya, ya mau diungsikan," kata Deni, salah satu nelayan di lokasi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan telah berkoordinasi dan menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi dampak aktivitas vulkanik tersebut. Pemerintah daerah juga telah meninjau langsung kondisi di Pulau Sebesi.

Dari hasil pemantauan terakhir, kondisi di wilayah tersebut dilaporkan telah kembali normal. Meski demikian, masyarakat pesisir, terutama nelayan yang beraktivitas di sekitar kawasan Krakatau, tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar mengimbau nelayan dan masyarakat agar tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Warga juga diminta mematuhi arahan petugas serta mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas vulkanik.

"Kita sudah melakukan dan membentuk tim, termasuk peta titik kumpul dan sebagainya. Kemudian peralatan yang diperlukan seperti alat pemadam, ambulans, posko kesehatan kita tinggal aktifkan," ujar Syaiful.

Kewaspadaan tetap diperlukan untuk meminimalkan risiko keselamatan di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dinamis.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network