METRO, iNews.id - Banjir menerjang wilayah Kota Metro, Lampung. Banjir terjadi setelah daerah itu diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Salah satu warga bernama Iip mengatakan, banjir kali ini terbilang parah. Pasalnya, air masuk hingga ke dalam rumah. Dia bercerita, banjir parah terakhir terjadi 12 tahun yang lalu.
"Dari tahun 2010 baru empat kali terjadi banjir mas. Kalau sebelumnya mungkin hanya sampai jalan banjirnya, tapi ini sampai masuk halaman depan," kata Iip, Senin (24/10/2022).
Warga Jalan Pala VII, itu menambahkan, air yang menggenangi rumahnya kurang lebih setinggi 50 cm.
"Banjir ini disebabkan lantaran drainase yang tidak mampu menahan tingginya debit air," katanya.
Sementara itu, warga lainnya bernama Hartadi mengatakan, banjir terjadi akibat meluapnya aliran sungai yang ada di lingkungan tersebut.
"Kalau di sini ketika hujan deras memang banjir mas karena di belakang itu ada aliran sungai. Muaranya kan di Sungai Way Batanghari, sedangkan sekarang lagi meluap juga jadi air naik," kata dia.
Dari data yang ada, banjir terjadi di Jalan Imam Bonjol, Jalan Bambu Kuning, Kampung Mekarsari, Kampung sawah, Gang Rapol, dan 15 Kauman Kecamatan Metro Pusat, Jalan Raya Stadion, Jalan Pala Raya, Jalan Gunung Lawu, Jalan Tongkol dan Jalan Krakatau.
Tak hanya itu, banjir juga menggenangi pemukiman warga di Jalan Pala V dan Pala VII Kelurahan Iringmulyo Kecamatan Metro Timur.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait