Sejumlah sekolah di Lampung Selatan hingga kini belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: iNews).

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Sejumlah sekolah di Lampung Selatan hingga kini belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ratusan siswa hanya bisa menunggu dan bertanya kapan mereka dapat merasakan menu sehat dari pemerintah.  

SDN 2 Desa Rawi, Kecamatan Penengahan, menjadi salah satu sekolah yang belum tersentuh program tersebut. Setiap hari, para guru harus menjawab pertanyaan yang sama dari murid. 

"Belum pernah (dapat MBG)," kata Nur Elva Herliani, siswa SDN 2 Rawi, Rabu (11/2/2026).

Meski belum ada kepastian waktu, pihak sekolah tetap optimis bahwa program ini merupakan langkah konkret Presiden Prabowo Subianto dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.  

"Sudah pernah ngomong dengan Pak Camat, Korwil cuma tindak lanjutnya belum ada sampai sekarang. Alasannya mereka sih masalah jalan yang ekstrem pas tanjakan itu," ujar Kepala Sekolah SDN 2 Rawi, Hakri.  

Di tengah keterbatasan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal. Saat jam istirahat, siswa perempuan bermain tebak gambar, sementara siswa laki-laki asyik bermain kelereng. 

Kerusakan akses jalan disebut menjadi salah satu alasan distribusi MBG belum masuk. Alih-alih menunggu, guru dan warga bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya agar distribusi bisa menjangkau desa mereka. 

"Upaya kita supaya MBG bisa masuk kemarin membeli semen, satu guru lima sak. Jadi upaya kita untuk memperbaiki tanjakan yang ekstrem," ucapnya. 

Korwil SPPG Kecamatan Penengahan memastikan dalam waktu dekat SDN 2 Rawi segera mendapatkan MBG. Distribusi akan dialihkan melalui SPPG Kecamatan Palas yang jaraknya lebih dekat dan lebih mudah diakses.  

Selain SDN 2 Rawi, sejumlah sekolah lain juga bernasib serupa, di antaranya MTs Sukaraja di Kecamatan Penengahan serta SDN 1 Suka Bakti dan SDN 1 Pematang Baru di Kecamatan Palas. Dukungan masyarakat sudah ditunjukkan, kini ratusan siswa di Lampung Selatan menunggu janji itu benar-benar hadir di meja makan mereka.  

"Solusinya kita sudah koordinasi sama UPT Pendidikan untuk saat ini itu kan masuk garisnya Penengahan tapi nanti kita koordinasikan ke Kecamatan Palas," ucap Korwil SPPG, Aldi Koko Yulius.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network