Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto saat dimintai keterangan soal pembunuhan anggota TNI di kafe. (Foto: Antara)
Antara

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandarlampung masih memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pembunuhan terhadap anggota TNI, Agung Adi Saputra di kafe Tokyo Space, Minggu (15/5/2022) lalu.

Dalam penyelidikan itu, polisi menggandeng POM TNI untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

"Kami masih terus melakukan penyelidikan dengan teman-teman POM TNI dan terus memeriksa secara maraton," kata Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Ino Harianto, Rabu (25/5/2022).

Dia mengungkapkan, polisi telah memanggil dan memeriksa lebih dari 50 saksi dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan luka tusuk di bagian dada di Tokyo Space itu.

"Lebih dari 50 orang yang sudah dipanggil menjadi saksi. Artinya kita masih mengumpulkan bukti-bukti dan pemeriksaan saksi-saksi, doakan saja, InsyaAllah, dalam waktu yang tidak terlalu lama kami bisa mengungkap siapa pelaku dalam kasus tersebut," katanya.

Dalam pemeriksaan kasus itu, kata Ino, jajarannya memang melibatkan POM TNI. “Jadi, bila ada satuan-satuan dari TNI nanti kita berikan ke mereka untuk melakukan pemeriksaan atau kita yang melakukan pemeriksaan dengan didampingi teman-teman TNI. Tapi kalau yang kami periksa masyarakat sipil maka kami sendiri yang akan memeriksa langsung," ujarnya.

Terkait insiden itu, Polresta Bandarlampung juga sudah mengirimkan surat kepada Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, untuk segera menutup dan mencabut izin kafe Tokyo Space.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA TERKAIT