Kapal SAR milik TNI AL dan KAL Anyer Lanal Banten bersiap operasi pencarian lima jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda Banten. (Foto: iNews TV/Iskandar Nasution)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Memasuki hari kelima operasi pencarian, Tim SAR Gabungan Lampung kembali memperluas wilayah penyisiran untuk menemukan lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda

Namun, upaya penyelamatan kali ini dihadapkan pada kendala cuaca ekstrem dan aktivitas vulkanik yang kian memburuk. 

Gumpalan hujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengguyur kawasan perairan, membuat jarak pandang (visibility) petugas di atas kapal menjadi sangat terbatas. 

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezi Kuswara mengatakan, meskipun dihadapkan pada ancaman erupsi dan keterbatasan visibilitas, seluruh unsur SAR tetap berjuang menyisir perairan demi menemukan keberadaan para jurnalis.

"Pencarian tetap dilanjutkan secara optimal. Namun, kami terus mengevaluasi perkembangan cuaca, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, serta utamanya memperhitungkan faktor keselamatan seluruh personel di lapangan," ujar Rezi Kuswara, Jumat (11/9/2026).

Berdasarkan pemetaan terbaru, Tim SAR Gabungan memfokuskan pencarian di Sektor C dan D dengan cakupan area penyisiran yang sangat luas, yakni mencapai 585 mil laut persegi.

Dua armada perahu karet berlambung keras (Rigid Inflatable Boat/RIB) beserta kapal penyelamat utama KN SAR Basudewa dikerahkan penuh ke titik-titik koordinat sasaran. Kendati demikian, paparan abu vulkanik tebal yang turun di sekitar lokasi operasi membuat pandangan mata tim penyelamat menjadi sangat terbatas. 

Jarak pandang petugas di lapangan tercatat hanya berkisar antara 10 hingga 20 meter saja. Kondisi ini menuntut nakhoda dan seluruh personel bergerak ekstra hati-hati guna menghindari bahaya tubrukan mau pun kendala teknis navigasi di tengah lautan.

Keterbatasan visual akibat fenomena erupsi tersebut membuat penyisiran tidak dapat diamati secara maksimal dari atas permukaan air, padahal waktu operasi pencarian terus berjalan.

Operasi penyisiran gabungan ini dipastikan terus berlangsung dengan pemantauan ketat dari Posko SAR Bakauheni serta pembaruan data navigasi secara berkala dari BMKG dan PVMBG.


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network