Bandarlampung Geger, Pria Gempal Ditemukan Tewas Membusuk Tergantung di Pohon

Andres Afandi ยท Selasa, 04 Januari 2022 - 21:06:00 WIB
Bandarlampung Geger, Pria Gempal Ditemukan Tewas Membusuk Tergantung di Pohon
Tim BPBD Bandarlampung mengevakuasi jasad pria tanpa identitas yang ditemukan tergantung di pohon. (Foto: iNews TV/Andres Afandi)

BANDARLAMPUNG, iNews.idPenemuan mayat pria tanpa identitas dengan kondisi membusuk tergantung di pohon menggegerkan warga dan pekerja tambang batu di Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandarlampung, Selasa (4/1/2022).

Belum diketahui penyebab tewasnya korban, namun diduga akibat nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Penemuan mayat tergantung di pohon itu kemudian dilaporkan warga ke polisi. Petugas bersama tim BPBD yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi Jasad pia tersebut. 

Evakuasi berlangsung dramatasi karena petugas harus ekstra hati hati saat menaiki areal tambang batu yang terjal, serta setinggi 150 meter. Setelah memakan waktu hampir 30 menit, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban.

Saksi mata, Robandi mengatakan, penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas tersebut bermula saat para pekerja tambang batu yang curiga dengan bau menyengat dari bagian atas perbukitan tambang batu.

“Setelah ditelusuri, bau tak sedap itu bersumber dari jasad pria yang ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung di atas pohon setinggi 3 meter,” katanya.

Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Doni Ariyanto mengatakan, jasad pria yang ditemukan warga tergantung dibagian pohon itu diperkirakan berusia 30an tahun.

Adapun ciri-cirinya yakni, postur tubuh gempal dan tinggi badan sekitar 16o meter, serta memiliki ciri berkumis agak tebal dan berambut ikal. 

“Di lokasi kejadian, kami tidak menemukan identitas maupun barang berharga lainnya. Hanya ada pakaian dan sendal yang digunakan oleh korban,” ucapnya.

Usai dievakuasi petugas dengan dibantu warga, mayat pria tanpa identitas itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Muluk Bandarlampung.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: