get app
inews
Aa Text
Read Next : Anak Muda Ramai-Ramai Sewa iPhone di Momen Ramadan dan Lebaran, Ternyata Ini Alasannya

Cerita Anak Logam di Pelabuhan Bakauheni yang Selalu Nantikan Momen Mudik Lebaran

Sabtu, 22 April 2023 - 07:41:00 WIB
Cerita Anak Logam di Pelabuhan Bakauheni yang Selalu Nantikan Momen Mudik Lebaran
Bagus saat beraksi sebagai anak logam di Pelabuhan Bakauheni. (Foto: MPI/Ira W)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Mudik Lebaran merupakan momen yang ditunggu-tunggu anak-anak yang tinggal di sekitar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Tak terkecuali bagi Bagus Fajrian dan teman-temannya yang kerap mendapat peningkatan pendapatan dari aksinya berenang di laut. 

Sejak pagi hari, Bagus Fajrian bersama teman-temannya sudah berada di pinggir Dermaga 6 Pelabuhan Bakauheni untuk menanti kedatangan kapal yang mengangkut para pemudik dari Pulau Jawa.

Saat dari kejauhan, Kapal Rajarakata mulai terlihat hendak sandar. Bagus bersama sekitar 5 temannya kemudian bersiap menyambut kapal tersebut dari tepian Dermaga. 

Ketika kapal semakin dekat hendak bersandar, pemuda berusia 22 tahun itu bersama teman-temannya langsung menceburkan diri ke laut. 

"Yang biru (uang Rp50.000) bang buat THR," ujar Bagus ke arah penumpang di atas kapal, Jumat (21/4/2023).

Anak logam, sebutan bagi Bagus dan teman-temannya yang berburu uang koin dan biasa melakukan aksinya di sekitar Pelabuhan Bakauheni. 

Meski nyawa menjadi taruhan, Bagus dan yang lainnya nekat berenang di laut demi mendapatkan rezeki dari para penumpang kapal. 

Aksi bagus berenang di laut ternyata tak sia-sia, banyak penumpang kapal yang melemparkan koin hingga uang pecahan bentuk kertas ke laut.

"Baru nyebur dua kali, ini baru dapat Rp100.000," kata Bagus di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (21/4/2023). 

Bagus mengungkapkan, pada momen mudik Lebaran seperti ini, pendapatannya sebagai anak logam akan mengalami peningkatan. Bahkan dia mengaku bisa mendapatkan uang Rp1 juta dalam satu hari.

"Kalau arus mudik gini dalam sehari bisa sampai Rp500.000, nanti waktu arus balik biasanya bisa sampai Rp1 juta dalam satu hari," ucapnya.

Bagus mengaku lebih dari 10 tahun atau sejak kelas 6 Sekolah Dasar sudah menjadi anak logam di Pelabuhan Bakauheni.

Menurutnya, dia bisa berenang di laut secara otodidak. Saat pertama kali ikut temannya beraksi, Bagus mengaku memberanikan diri terjun ke laut dan menjadi anak logam.

"Waktu itu enggak ada yang ngajarin, ikut-ikutan aja. Awalnya takut waktu pertama itu, tapi sekarang udah biasa," ucap Bagus. 

Selama 10 tahun lebih menjadi anak logam, Bagus mengaku banyak pengalaman yang didapatnya mulai dari suka maupun duka.

"Kalau kenangannya banyak, susah senang kita di sini. Senangnya itu kita bisa kumpul bareng teman-teman seperjuangan cari uang di sini. Tapi kalau susahnya kadang pernah juga enggak dapat uang sama sekali, sering ditegur juga sama petugas. Ya sudah menjadi risiko," ujarnya.

Namun demikian, Bagus bersyukur uang yang didapat bisa membantu kebutuhan ekonomi keluarga di rumahnya juga sebagian ditabung.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut