Dicekik lalu Dilempar Batu, Begini Kronologi Pengusaha di Lampung Dibunuh Sugar Baby

Nur Ichsan ยท Rabu, 29 Juni 2022 - 16:08:00 WIB
 Dicekik lalu Dilempar Batu, Begini Kronologi Pengusaha di Lampung Dibunuh Sugar Baby
Proses evakuasi jenazah pengusaha di Lampung Tengah yang dibunuh oleh kekasih gelapnya atau sugar baby (Istimewa)

LAMPUNG TENGAH, iNews.id - Seorang pengusaha di Lampung bernama Tarmizi (35) ditemukan tewas. Diduga kuat, pengusaha itu tewas dibunuh oleh kekasih gelapnya atau kerap disebut sugar baby.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, mayat Tarmizi ditemukan di wilayah Kampung Sinar Banteng, kecamatan Bekri, Lampung Tengah, pada Sabtu sore (25/6/2022).

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan, polisi menangkap empat pelaku. Keempatnya yakni BG (22), AT (17) asal Bekri Lampung Tengah, AD (18) asal Natar Lampung Selatan dan FK alias Caca (21) asal Kemiling Bandarlampung.

"Pelaku utama korban yakni FK alias Caca. Motifnya asmara. Pelaku ini kekasih simpanan korban," kata Doffie, Rabu (29/6/2022).

Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan, FK tercatat sebagai mahasiswi perguruan tinggi swasta di Bandarlampung.

Dari hasil interogasi, diketahui pembunuhan itu dilakukan pada Selasa (21/6/2022). Pembunuhan berawal ketika keduanya akan pergi ke Pantai Sebalang, Lampung Selatan.

Korban dan FK alias Caca berjanji bertemu di salah satu penginapan wilayah Bandarlampung. Usai bertemu, keduanya menjemput ketiga pelaku yakni BG (kekasih FK alias Caca), AT dan AD.

"Saat di tengah jalan, salah satu pelaku mencekik leher Tarmizi hingga tak sadarkan diri," katanya.

Namun, saat itu Tarmizi belum tewas. Para pelaku yang menyadari itu kemudian mengarahkan mobil ke daerah Lampung Tengah.

Saat berada di Kampung Sinar Banteng, kecamatan Bekri, pelaku memukul kepala korban dengan batu hingga tewas. Sadar korbannya sudah tewas, para pelaku memutar otak.

Akhirnya, korban dikubur di lahan warga. Keempat tersangka kemudian kabur. Selanjutnya, pada Sabtu (25/6/2022), jenazah korban ditemukan warga. 

Berbekal temuan warga dan hasil penyelidikan, pada Senin (27/6/2022) dan Selasa (28/6/2022), polisi menangkap keempat pelaku.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Bagikan Artikel: