Diduga Korupsi Dana UPK Rp1,2 Miliar, Kades dan Anak Kandungnya Ditahan Kejaksaan 

Jimi Irawan · Rabu, 05 Oktober 2022 - 09:18:00 WIB
Diduga Korupsi Dana UPK Rp1,2 Miliar, Kades dan Anak Kandungnya Ditahan Kejaksaan 
Kejari Kotabumi, Lampung Utara, menahan seorang kepala desa (kades) dan anak kandungnya terkait kasus dugaan korupsi (Jimi Irawan/MNC Portal)

LAMPUNG UTARA, iNews.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi, Lampung Utara, menahan seorang kepala desa (kades) dan anak kandungnya. Mereka ditahan atas dugaan kasus korupsi dengan total kerugian Rp1,2 Miliar.

Kades berinisial J itu bertugas Kinciran, Abung Tengah, Lampung Utara. Sementara anak kandungnya berinisial R. Penahanan dilakukan setelah keduanya menjalani pemeriksaan beberapa jam di Kejari Kotabumi, Selasa (4/10/2022).

"Keduanya ditetapkan tersangka dan langsung dilakukan penahanan atas sangkaan dugaan korupsi dalam kegiatan pengelolaan Badan Usaha Bersama Milik Antar Desa (Bumades) ABT Holding Company di kecamatan Abung Tengah, tahun 2019-2021," kata Kajari Kotabumi, Mukhzan, Rabu (5/10/2022).

Mukhzan menambahkan, berdasarkan peraturan bersama kades di Kecamatan Abung Tengah, Nomor 1 tahun 2019 yang ditanda tangani oleh seluruh Kepala Desa, tanggal 2 Januari 2019 tentang Pembentukan Bumades ABT Holding Company dan Pembentukan Anggaran Dasar dan Angaran Rumah Tangga.

Yang mengelola Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dengan anggaran sebesar Rp1.329.105.514. 

Bumades ABT Holding Company tersebut dikelola oleh Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) dengan struktur organisasi yaitu Saksi D selaku direktur.  Kemudian, tersangka J selaku bendahara dan saksi Helmianto selaku sekretaris.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: