Diduga Korupsi Dana UPK Rp1,2 Miliar, Kades dan Anak Kandungnya Ditahan Kejaksaan 

Jimi Irawan · Rabu, 05 Oktober 2022 - 09:18:00 WIB
Diduga Korupsi Dana UPK Rp1,2 Miliar, Kades dan Anak Kandungnya Ditahan Kejaksaan 
Kejari Kotabumi, Lampung Utara, menahan seorang kepala desa (kades) dan anak kandungnya terkait kasus dugaan korupsi (Jimi Irawan/MNC Portal)

"Bumades tersebut terdiri dari dua unit usaha yaitu ABT Mart yang dikelola oleh saksi D dan ABT Finance yang dikelola oleh terangka R selaku manajer serta tersangka J selaku bendahara," katanya.

Dijelaskannya, dalam pengelolaan ABT Finance tersebut, disepakati oleh UPK untuk pemberian perguliran simpan pinjam kepada 38 Kelompok perempuan sebesar Rp740 juta dengan bunga 1,5 persen per bulan selama 10 bulan yang seluruhnya telah dibayarkan oleh 38 kelompok perempuan tersebut kepada tersangaka J dan R.

"Tersangka J dan R langsung menyimpan dan menggulirkan dana tersebut secara pribadi kepada peminjam perorangan tanpa melalui mekanisme verfikasi," katanya.

Sehingga, banyak peminjaman fiktif dan bermasalah serta tidak pernah membuat laporan bulanan ataupun rekapitulasi jumlah pinjaman dan setoran atau angsuran dari peminjam hingga menyisakan saldo dalam rekening ABT Holding Company hanya sebesar Rp1.119.534.

"Perbuatan tersangka J dan tersangka R tidak dapat mempertanggungjawabkan dalam pengelolaan dana ABT Finance BumadesMA ABT Holding Company," katanya.

Lebih lanjut, Mukhzan memaparkan sebagaimana LHP Inspektorat. Lampung Utara Nomor: 700/105-IRSUS/13-LU/KN/2022 tanggal 26 September 2022 terhadap penyimpangan pada pengelolaan Unit Usaha ABT Finance dan ABT Mart TA. 2019-2021 pada Bumades ABT Holding Company mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.238.016.742.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNewsLampung di Google News

Bagikan Artikel: