get app
inews
Aa Text
Read Next : Terungkap Motif Pembunuhan Ibu Muda di Pemalang, Pelaku dan Korban Miliki Hubungan Khusus

Kenapa Suami Tega Membunuh Istri? Ini Penjelasan Kriminolog

Selasa, 30 November 2021 - 16:30:00 WIB
Kenapa Suami Tega Membunuh Istri? Ini Penjelasan Kriminolog
Ilustrasi suami membunuh istri (iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung pembunuhan yang dilakukan suami terhadap istri sebaliknya sering kali menjadi sorotan dan mengejutkan warga. Sebab, pelaku justru orang terdekat yang seharusnya melindungi dan menyayangi korban.

Kenapa suami tega membunuh istri atau bisa sebaliknya? Menurut Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Josias Simon, emosi berlebihan yang tak terkontrol menjadi puncak para pelaku membunuh korban pada kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hubungan tidak harmonis dan komunikasi buruk hingga tak bisa menyelesaikan masalah, termasuk masalah ekonomi, menjadi penyebab KDRT berujung pembunuhan.

"Awalnya kekerasan verbal, kemudian terjadi kekerasan lalu terjadi pembunuhan," kata Josias.

Berkaca dari beberapa kasus yang ada, Josias menilai umumnya pembunuhan dalam KDRT lebih disebabkan spontanitas pelakunya. Sekalipun emosi tak terkendali, menghabisi nyawa juga bukan bagian dari keinginan pelaku.

Karena itulah, tak heran bila dalam beberapa kasus para pelaku KDRT kemudian menyesal telah menghabisi korban yang kebanyakan bagian dari keluarganya.

"Mereka sebenarnya hanya ingin memberikan efek jera, tapi berujung kelepasan dan membuat korbannya terbunuh," kata Josias.

Sekalipun demikian, tak dipungkiri dalam beberapa kasus dengan faktor ekonomi, seperti warisan atau ingin mengusai sesuatu, para pelaku memang lebih dahulu ingin membunuh.

Karena itu, Josias menyarankan dalam setiap permasalahan di lingkungan keluarga, pendekatan dan pola komunikasi wajib dilakukan. Sebab, apa pun bentuknya, KDRT merupakan kerugian besar.

Editor: Maria Christina

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut