Kondisi Ratusan Korban Tsunami di Lampung Selatan Memprihatinkan

Andres Afandi ยท Jumat, 28 Desember 2018 - 14:42 WIB
Kondisi Ratusan Korban Tsunami di Lampung Selatan Memprihatinkan
Korban pengungsi tsunami di Lampung Selatan harus tidur di bawa tenda-tenda darurat di perbukitan. (Foto: iNews.id/Andres Afandi)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Ratusan warga Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan yang menjadi korban tsunami Selat Sunda sudah lima hari ini mengungsi di kawasan perbukitan.

Kondisi mereka sangat memprihatinkan karena mengungsi di tempat-tempat terbuka. Mereka harus melawan udara dingin karena tidur di bawah tenda-tenda darurat yang terbuat dari terpal plastik usang beralaskan tikar.

Para pengungsi ini sangat mengharapkan bantuan selimut dan alas tidur lainnya terutama bagi anak-anak dan lansia. “Sudah lima hari saya sekeluarga tidur di sini (tenda),” ucap Idai, seorang pengungsi, Jumat (28/12/2018).

Idai mengaku masih trauma dan khawatir pascabencana tsunami yang melanda kampungnya. Idai bahkan sudah tiga hari tidak makan akibat trauma dengan tsunami. “Saya masih gemeteran apalagi kalau ingat tsunami. Saya sudah tiga hari nggak mau makan,” ucapnya.

Meski tinggal di tenda-tenda darurat, Idai mengaku tidak ingin kembali lagi ke rumahnya dan memilih untuk tetap tinggal di pengungsian.

Ditanya soal bantuan makanan, menurut Idai, saat ini pasokan bantuan makanan sudah tersedia. “Kalau makanan cukup, tapi yang paling dibutuhkan kami adalah selimut dan alas tidur,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki