Korban Meninggal Tsunami di Lampung Bertambah Jadi 108 Orang, 208 Luka

Andres Afandi · Senin, 24 Desember 2018 - 21:27:00 WIB
Korban Meninggal Tsunami di Lampung Bertambah Jadi 108 Orang, 208 Luka
Korban selamat terjangan tsunami terus berdatangan ke RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan. (Foto: iNews.id/Andres Afandi)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda yang melanda di pesisir Lampung Selatan terus bertambah. Hingga Senin (24/12/2018) petang, tercatat sebanyak 108 orang meninggal dunia. Dari jumlah itu, 99 korban di antaranya berhasil diidentifikasi dan sembilan lainnya belum teridentifikasi.

Korban luka akibat tsunami di wilayah itu juga terus berdatangan di Ruang UGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar, Kalianda Lampung Selatan.

Mereka mengalami luka akibat terseret gelombang dan tertimpa puing material bangunan yang roboh. Para korban luka ini dievakuasi tim gabungan Basarnas, TNI/Polri dari sejumlah kawasan terdampak tsunami di pesisir Lampung Selatan.

Kabid Dokkes Polda Lampung, Kombes Pol Andri Bandarsyah mengatakan, dari hasil identifikasi tim DVI Biddokes Polda Lampung,108 korban meninggal dunia ini berasal dari berbagai daerah di pesisir Lampung Selatan.

Dari jumlah itu, 58 jenazah berasal dari Desa Waymuli Timur, Waymuli Induk (15 jenazah), Rajabasa Kalianda (8), Kunjir (7), Merakbelantung (1) dan Pesisir Pantai (7). Semenara korban luka yang dirawat di rumah sakit berjumlah sebanyak 208 orang.

“Bagi masyarakat yang anggota keluarganya belum ditemukan untuk mendatangi pos antemortem di RSUD Bob Bazar dan Desa Waymuli,” katanya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin (24/12/2018) pukul 17.00 WIB, mencatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi.

“Kerugian fisik akibat tsunami meliputi 681 unit rumah rusak, 69 unit hotel dan villa rusak, 420 unit perahu dan kapal rusak, 60 unit warung dan toko rusak, dan puluhan kendaraan rusak,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Senin (24/12/2018).

Menurut Sutopo, data terbaru ini setelah tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran, evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban bencana tsunami di sepanjang daerah terdampak landaan tsunami di Selat Sunda. 

Beberapa daerah yang sebelumnya sulit dijangkau karena akses jalan rusak dan tertutup oleh material hanyutan tsunami, sebagian sudah dapat jangkau petugas beserta kendaraan dan alat berat.

Editor : Kastolani Marzuki