Pulang dari Pengungsian, Korban Tsunami Ini Sedih Barangnya Dijarah

Antara ยท Sabtu, 29 Desember 2018 - 16:43 WIB
Pulang dari Pengungsian, Korban Tsunami Ini Sedih Barangnya Dijarah
Kondisi pascatsunami di Lampung Selatan. (Foto: ANtara)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Malang nian nasib Neneng Ariah, seorang pekerja pembenihan udang di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Sepulang dari pengungsian, barang-barangnya yang disimpan rapih di mess khusus pegawai raib tak bersisa.

Barang-barang seperti kompor gas, lemari, meja, dan uang tunai sebesar Rp500 ribu tersebut bukan hilang karena hanyut terbawa arus tsunami, melainkan dijarah oleh orang. "Barang-barang saya banyak hilang pada diambilin," kata Neneng Ariah, sambil mengusap air matanya menggunakan kerudungnya, Sabtu (29/12/2018).

Dia menjelaskan, sehari pascatsunami dirinya melihat barang-barangnya masih berada di kamar mess itu. Sepulang dari mengungsi di pegunungan selama satu minggu, dia melihat mendapati isi messnya sudah kosong tak tersisa.

"Pertama kali saya lihat setelah kejadian itu masih ada. Kan mess saya nggak seberapa parah karena tertahan oleh bangunan. Kemudian saya disuruh mengungsi. Pas saya pulang sekarang ini, barang saya sudah tidak ada. Mau saya tidak usah seperti itulah, masak ngambilin barang orang yang terkena bencana," kata dia.

Dia menambahkan, dirinya pernah memergoki seseorang sambil berjalan cepat ke arah luar. Dirinya menduga seseorang telah menjarah barang-barang miliknya. "Saya panggil-panggil, malah jalan aja cepat-cepat. Saya curiga sama orang itu," ujarnya.

Neneng turun gunung dari tempat pengungsian ditemani oleh suaminya, Fauzi Hasan. Dia mendatangi messnya berniat untuk mengecek keadaan di dalam mess sambil melihat barang-barangnya. Namun ketika masuk kes mess, dirinya kaget karena barang dan perabotan miliknya telah hilang.


Editor : Himas Puspito Putra