get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 5,8 Guncang Bitung Sulut

Ribuan Pengungsi di Bandar Lampung Menangis akibat Isu Tsunami Susulan

Senin, 24 Desember 2018 - 02:11:00 WIB
Ribuan Pengungsi di Bandar Lampung Menangis akibat Isu Tsunami Susulan
Pengungsi korban tsunami di Lampung Selatan menangis setelah muncul isu tsunami yang kembali menerjang rumah mereka. (Foto: iNews.id/Andres Afandi)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id - Ribuan warga pesisir Teluk Lampung, yang mengungsi di Gedung Pemprov panik dan histeris menyusul isu tsunami susulan di Selat Sunda, Minggu (23/12/2018) petang.

Warga yang sebelumnya beristirahat di lokasi pengungsian ini seketika riuh dan panic. Mereka langsung berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri, bahkan banyak kaum ibu dan anak-anak menangis ketakutan. Mereka ketakutan dengan isu tsunami yang dikabarkan melanda permukiman mereka.

Ida, salah seroang pengungsi asal Gudang Lelang Teluk Betung Selatan ini menangis sejadi-jadinya bersama putranya yangmasih kecil. Ida mengaku panik dan takut dengan merebaknya isu tsunami karena suaminya sedang berada di rumah yang persisi di pesisir Teluk Lampung.

“Saya khawatir karena suami saya ada di rumah. Dia sedang nunggu rumah karena sebagian warga mengungsi. Saya takut terjadi apa-apa,” kata Ida.

Kepanikan serupa juga dirasakan pengungsi lainnya. Mereka mengaku bingung dan panik dengan isu tsunami tersebut. Petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi pengungsian sempat kewalahan menenangkan warga yang panik. Namun, kepanikan warga ini berhasil diredam setelah sejumlah pegungsi lainnya berhasil memastikan kebenaran isu tsunami susulan yang merebak itu tidak benar.

Sementara itu, ribuan warga yang berada di bibir pantai Pesisir Lampung Selatan memilih mengungsi ke sekolah-sekolah terdekat untuk mengantisipasi terjadinya tsunami susulan. Hingga Minggu (23/12/2018) gelombang pengungsi terus berdatangan.

Selain di gedung sekolah, ribuan warga dari berbagai desa di sepanjang pesisir Lampung Selatan itu juga memilih dataran tinggi karena dinilai lebih aman dari terjangan tsunami.

"Ada ribuan masyarakat yang mengungsi. Ada yang di sekolah-sekolah, di tempat dataran tinggi maupun di tempat saudaranya," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, Ketut Sukerta.

Dia mengatakan, kondisi air laut di sepanjang Pesisir Lampung Selatan sampai nalam ini masih dalam kategori waspada. Kondisi laut saat ini, masih mengalami pasang dan gelombang ombak setinggi satu meter. "Masih waspada sampai malam ini. Masyarakat belum ada yang berani untuk pulang ke rumahnya," kata Ketut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut