Tim BKSDAE Upayakan Tangkap Buaya yang Serang Warga di Tanggamus Lampung

Indra Siregar ยท Kamis, 24 Oktober 2019 - 20:34 WIB
Tim BKSDAE Upayakan Tangkap Buaya yang Serang Warga di Tanggamus Lampung
Tim BKSDAE Lampung dan Bengkulu membawa perangkap khusus untuk menangkap buaya yang menyerang warga di Tanggamus, Lampung. (Foto: iNews.id/Indra Siregar)

TANGGAMUS, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (BKSDAE) Lampung dan Bengkulu diterjunkan untuk mencari dan menangkap buaya di Sungai Semaka, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Upaya ini rencananya akan dilakukan empat hingga lima hari.

Seekor buaya meresahkan masyarakat Pekon Banjar Sari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Hal ini karena masyarakat masih mencuci dan juga mandi di sungai.

Kedatangan Tim BKSDAE, Kamis (24/10/2019) ini disambut ramai masyarakat. Mereka sudah menunggu kedatangan tim dan berharap buaya ganas dapat ditangkap.

Ketua tim BKSDAE, Rusmaedi mengatakan jumlah tim ada empat orang. Tim juga membawa jerat dan perangkap khusus.

“Ini sebagai respon BKSDAE terhadap pengaduan warga terhadap hewan dilindungi namun meresahkan masyarakat,” kata Rusmaedi.

Begitu tiba, tim melakukan identifikasi lokasi. Selanjutnya, Kamis malam, tim berencana melakukan upaya penangkapan. Kegiatan dipusatkan di Desa Banjar Sari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.

Dia memperkirakan buaya yang meresahkan warga ini merupakan jenis buaya muara. Buaya muara atau juga disebut buaya bekatak merupakan jenis buaya terbesar di dunia.

Rusmaedi menambahkan, kedatangan tim ke lokasi juga untuk memastikan apakah sungai itu merupakan habitat buaya muara atau bukan. Tim akan menilai jarak lokasi serangan dengan habitat buaya.

Apabila lokasi serangan bukan merupakan habitatnya, maka buaya akan dievakuasi dan dipindahkan ke Taman Nasional di Way Kambas, Lampung.

Menurut salah satu warga bernama Wati, masyarakat berharap agar buaya ini tertangkap, mengingat banyak warga beraktifitas di sungai ini.

“Saya takut apalagi buayanya besar,” katanya.

Sebelumnya dua warga yang sedang mandi di sungai diterkam buaya, Sabtu (19/10/2019) hingga mengalami luka cukup serius. Warga sempat mencari keberadaan buaya tersebut namun belum berhasil.


Editor : Umaya Khusniah