Warga di Bandarlampung Gelar Long March sebagai Bentuk Solidaritas untuk Muslim Uighur

Antara ยท Minggu, 22 Desember 2019 - 13:25 WIB
Warga di Bandarlampung Gelar Long March sebagai Bentuk Solidaritas untuk Muslim Uighur
Warga menggelar long march sebagai bentuk aksi solidaritas terhadap Muslim Uighur. (Foto: Dok iNews).

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Sejumlah warga di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, menggelar aksi solidaritas terhadap Muslim Uighur dengan melakukan long march. Pemerintah Indonesia diminta dapat mengambil sikap atas kasus penindasan di sana.

Warga yang tergabung dalam Massa Aliansi Masyarakat Muslim Lampung (AMML) berjalan kaki dari Jalan Raden Intan menuju Jalan S Parman dan berakhir di Jalan Kartini Kota Bandarlampung.

"Aksi ini kami gelar untuk membela saudara-saudara seagama kami di sana yang mengalami penindasan tanpa alasan yang jelas," kata koordinator aksi AMML, Tulus Wahyudi, Minggu (22/12/2019).

Pihaknya mengecam keras apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah China kepada Muslim Uighur yang dinilai sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Selain itu, Pemerintah Indonesia diminta dapat bersikap tegas untuk menghentikan penindasan tersebut.

Dia berharap dengan kegiatan ini dapat mengajak masyarakat muslim, khususnya Indonesia untuk lebih peduli kepada saudara muslim di luar sana yang mengalami penindasan.

"Aksi ini bukan saja untuk mengajak masyarakat untuk peduli terhadap penindasan Muslim Uighur saja tapi juga kekerasan yang ada di Palestina, Myanmar, serta India," katanya.

Berdasarkan Pantauan di lokasi, massa aksi yang berjumlah ratusan tersebut membawa berbagai atribut seperti bendera tauhid, spanduk yang bertuliskan "Peduli Muslim Uighur".

Dalam kegiatan tersebut juga terlihat belasan personel kepolisian dari Polresta Bandarlampung mengamankan jalannya aksi hingga selesai. Meski ada long march, namun arus lalu lintas yang dilewati para massa aksi dapat berjalan normal.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal