Ratusan sopir truk bermuatan sembako nyaris terlibat bentrok di Pelabuhan Sumur Makmur Abadi, Lampung Selatan. (Foto: Tangkapan layar video).

Di pelabuhan tersebut, hanya dua kapal yang beroperasi sehingga tidak mampu mengangkut lonjakan jumlah truk. Akibatnya, antrean terus mengular tanpa kepastian dan memicu konflik antarsopir.

Dampak dari kondisi ini cukup besar. Ribuan ton logistik seperti sayuran, buah-buahan dan ternak terancam rusak karena terlalu lama menunggu penyeberangan. 

Para sopir juga mengaku mengalami kerugian akibat biaya operasional yang terus membengkak serta potensi gagal distribusi ke Pulau Jawa.

Pembatasan operasional truk dijadwalkan berakhir pada 29 Maret mendatang. Namun hingga kini belum ada kepastian antrean akan segera terurai.

Para sopir berharap pemerintah segera mengambil langkah dengan menambah armada kapal, memperbaiki sistem antrean, serta menerapkan kebijakan yang mendukung kelancaran distribusi logistik.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network