Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada aktivitas pendidikan di sejumlah sekolah di Kabupaten Lampung Selatan. (Foto: iNews).

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada aktivitas pendidikan di sejumlah sekolah di Kabupaten Lampung Selatan. Sekolah terpaksa menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan mengalihkannya ke sistem daring karena paparan abu vulkanik dinilai dapat mengganggu kesehatan siswa, Senin (7/9/2026).

Aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah terlihat lengang. Ruang kelas yang biasanya dipenuhi siswa kini tampak kosong. Di SDN 1 Way Urang, Kota Kalianda, sejumlah bagian sekolah, termasuk ruang kelas dan halaman, masih diselimuti abu vulkanik setelah erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pihak sekolah memilih meliburkan pembelajaran tatap muka sebagai langkah antisipasi. Abu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu saluran pernapasan, sedangkan paparan pada mata berisiko menyebabkan iritasi.

Meski kegiatan tatap muka dihentikan, proses pembelajaran tetap berlangsung. Para siswa mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah sesuai instruksi dan materi yang diberikan guru.

Pembelajaran daring dilakukan agar kegiatan akademik siswa tetap berjalan sekaligus mengurangi risiko paparan abu vulkanik di lingkungan sekolah.


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network