Polisi membongkar makam kepala desa di Kabupaten Lampung Selatan untuk proses autopsi. (Foto: inews)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id – Polisi membongkar makam Sohilal, Kepala Desa (Kades) Kelau, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Pembongkaran makam kades tersebut untuk proses autopsi guna mengungkap penyebab kematian korban. 

Sebab, pihak keluarga menduga korban tewas bukan karena bunuh diri namun dibunuh. Sebelumnya, Sohilal ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di kawasan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, pada awal Februari lalu. Saat itu, polisi menduga korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan kain. 

Istri almarhum, Elly Mei Anggraini, mencium adanya ketidakberesan. Saat memandikan jenazah, keluarga mengaku tidak menemukan ciri-ciri fisik orang yang meninggal karena gantung diri, seperti lidah menjulur atau mata melotot. 

"Keluarga justru menemukan bekas jeratan yang mencurigakan di leher. Informasinya korban menggunakan kain, tapi bekas luka jeratannya tidak sinkron. Kami menduga ini bukan bunuh diri, melainkan tindak pidana," kata Hefzoni, kuasa hukum keluarga korban, Jumat (13/2/2026). 

Laporan resmi pun telah dilayangkan ke Polsek Tanjung Karang Timur untuk mengungkap kebenaran di balik kematian pria yang masih aktif menjabat sebagai kades tersebut. 

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Karang Timur, Ipda Ibrahim, mengatakan, tindakan ekshumasi ini merupakan respons atas permintaan resmi pihak keluarga. Polisi kini beralih menunggu bukti sains dari tim dokter forensik.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network