Rapat Paripurna DPRD Lampung Utara (Jimi Irawan/MNC Portal)
Jimi Irawan

LAMPUNG UTARA, iNews.id - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Utara, tahun 2023 mengalami defisit sebesar Rp29 Miliar.‎ Jumlah defisit ini lebih tinggi dari jumlah perkiraan defisit pada saat penyampaian RAPBD 2023.

"Tahun 2023 APBD Lampung Utara defisit sebesar Rp 29 miliar lebih," kata Juru bicara panitia kerja badan anggaran DPRD Lampung Utara, Herwan Mega dalam sidang paripurna, (15/11/2022).

Herwan melanjutkan, defisit itu berdasarkan selisih jumlah belanja yang lebih besar dari jumlah pendapatan. ‎Selisih antara pendapatan dan belanja daerah mencapai Rp29 miliar.

Adapun total pendapatan dalam APBD tahun anggaran 2023 mendatang diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun. ‎

"Total belanja daerah Rp 1.744.660.787.221,00," kata Herwan.

Meski begitu, defisit itu dapat ditutupi oleh Neto APBD tahun depan. Nilai neto sama dengan total defisit sebesar Rp29.555.859.292,00.

Penerimaan pembiayaan dalam APBD mendatang sendiri mencapai Rp 62 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaannya mencapai Rp32 miliar.

"Harapannya, RAPBD ini dapat segera disepakati dan dituangkan dalam nota kesepakatan bersama," katanya.

Bupati Lampung Utara Budi Utomo mengucapkan terimakasih pada semua pihak karena telah berhasil mengantarkan ‎RAPBD 2023 untuk disetujui bersama.

Namun, masih ada tahapan yang harus dilalui terlebih dulu sebelum RAPBD dapat digunakan sebagai landasan hukum.

"Setelah ini, RAPBD ini akan disampaikan ke Pemprov Lampung untuk dilakukan evaluasi," kata Bupati Budi Utomo.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT