PESAWARAN, iNews.id - Kebakaran hebat menghanguskan gudang yang diduga menjadi lokasi pengolahan dan penyimpanan crude palm oil (CPO) atau minyak sawit di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Senin (8/6/2026). Kobaran api yang cepat membesar membuat petugas harus berjibaku selama hampir empat jam untuk memadamkan api.
Peristiwa tersebut terjadi pukul 16.15 WIB. Asap hitam pekat dan kobaran api yang tinggi memicu kepanikan warga Perumahan Srimulyo Permai yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Laporan kebakaran diterima petugas lima menit kemudian dan tim pemadam langsung menuju lokasi.
Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit. Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, terdiri atas dua unit dari Kabupaten Pesawaran dan tiga unit dari Kabupaten Lampung Selatan.
Petugas melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan untuk mencegah api merambat ke permukiman warga di sekitar lokasi. Setelah hampir empat jam melakukan penanganan, api akhirnya berhasil dikuasai dan pemadaman dinyatakan selesai pukul 20.00 WIB.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, petugas fokus mengendalikan api agar tidak meluas ke area permukiman yang berada di sekitar gudang.
"Kita mengerahkan tiga unit pemadam kebakaran dari posko Natar, posko Tanjung Bintang dan posko Jatiagung," ujar Rully Fikriansyah.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Sementara, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Akibat kejadian tersebut, bangunan gudang beserta seluruh isinya ludes terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Hingga kini, identitas pemilik gudang masih belum diketahui. Aparat juga masih mendalami status serta peruntukan bangunan yang diduga digunakan sebagai lokasi penimbunan dan pengolahan minyak kelapa sawit tersebut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait