Aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan peningkatan ditandai dengan kemunculan asap kawah berwarna hitam tebal pada periode pengamatan.(Foto: Dok. PVMBG)

JAKARTA, iNews.id - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, empat kali erupsi dengan memuntahkan abu vulkanik setinggi 300 meter dari atas puncak kawah, Minggu (16/8/2026) sore WIB. Hingga kini, gunung aktif tersebut masih berstatus Siaga atau Level III.

"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 17:05 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak (± 407 m di atas permukaan laut)," tulis Badan Geologi. 

Berdasarkan laporan petugas pengamatan Gunung Api Deny Mardiono, kolom abu erupsi teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke barat laut. 

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 52 mm dan durasi 55 detik.

Erupsi pertama terjadi pukul 09.12 WIB dengan kolom abu 200 meter. Erupsi kedua terjadi pukul 14.32 dengan kolom abu 250 meter dan erupsi ketiga terjadi pukul 17.05 WIB dengan kolom abu 300 meter. Sedangkan pada erupsi keempat pukul 20.00 WIB, kolom abu tidak teramati. 

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, wisatawan, pengunjung, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network