Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali erupsi pada Kamis (2/7/2026). (Foto: Tangkapan layar video)

Berdasarkan data seismograf, erupsi tercatat memiliki amplitudo maksimum 23 milimeter. Meski tinggi kolom abu masih tergolong rendah, petugas tetap meningkatkan kewaspadaan karena terdeteksi 20 kali gempa hybrid serta tremor menerus yang mengindikasikan suplai magma masih berlangsung.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Andi Suardi mengatakan bahwa aktivitas gunung terus dipantau secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan erupsi.

"Sejak erupsi terakhir Desember 2024 Krakatau itu tenang cuma mulai 18 Juni kemarin ada peningkatan kegempaan dan embusan dari potensinya," ujar Andi.

Saat ini Gunung Anak Krakatau masih berstatus Waspada atau Level II. Masyarakat, nelayan, dan wisatawan diimbau tidak mendekati kawasan gunung dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network