Setelah dilakukan pendekatan dan mediasi, pemilik akhirnya bersedia menyerahkan buaya tersebut kepada pihak berwenang. Evakuasi kemudian dilakukan dari lokasi pemeliharaan.
Sekretaris Kecamatan Panjang, Syahril mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti keresahan warga sekaligus memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
"Dalam waktu dekat kami dengan pihak terkait untuk mengambil buaya tersebut untuk dikarantina," ujar Syahril.
Sementara itu, pemilik buaya, Wike menjelaskan, memelihara binatang tersebut sejak tiga tahun lalu. Saat itu menemukan telur buaya tersebut. "Dari 11 September 2023, dapat telurnya," ucap Wike.
Proses evakuasi dilakukan setelah adanya kesepakatan antara pemilik dan pihak berwenang agar keberadaan satwa tersebut tidak lagi menimbulkan kekhawatiran di tengah permukiman.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait