Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan perkembangan kasus TikToker Bima, Selasa (18/4/2023). (Foto: Ira Widyanti)

LAMPUNG, iNews.id - Polda Lampung menghentikan penyelidikan laporan ujaran kebencian terhadap Bima Yudho Saputro, TikToker yang mengritik kondisi Lampung yang tak maju. Polisi menilai apa yang dilakukan Bimo bukan tindak pidana.

"Penyelidikan yang kami lakukan transparan. Alat bukti yang kami dapatkan menyebutkan bahwa ini bukan tindak pidana, sehingga kami lakukan penghentian penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Selasa (18/4/2023).

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Donny Arief Praptomo mengatakan, penyidik melakukan klarifikasi kepada enam orang terkait laporan tersebut. Salah satunya adalah pelapor kasus ini, Gindha Ansori Wayka.

"Kami lakukan klarifikasi terhadap 6 orang saksi. Saksi tersebut terdiri dari 3 saksi dari unsur masyarakat termasuk pelapor, 1 saksi ahli bahasa dan 2 saksi ahli pidana," ujar Donny.

Dia menambahkan, penyidik juga melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Dapat diinformasikan bahwa atas alat bukti yang telah didapatkan, baik dari keterangan klarifikasi tersebut maupun dari hasil gelar perkara, kami simpulkan bahwa tindakan tersebut bukan tindak pidana. Atas dasar tersebut perkara ini kami hentikan penyelidikannya," ujar Donny.

Donny mengatakan, polisi tidak dapat memaparkan hasil keterangan saksi ahli yang telah diklarifikasi karena merupakan bagian dari penyelidikan. Dia juga membantah ada intervensi dari luar dan menyatakan penyelidikan telah transparan dan sesuai prosedur.


Editor : Reza Yunanto

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network