Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim jadi saksi kasus korupsi mantan Bupati Lampung Tengah. (Antara/Ardiansyah)
Antara

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi dengan terdakwa mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa. Dalam sidang itu, Chusnunia alias Nunik membantah seluruh pertanyaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Nunik dihadirkan oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam lanjutan sidang perkara suap fee proyek dan gratifikasi di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Tengah dengan terdakwa mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (4/3/2021).

Awalnya jaksa mempertanyakan kepada Nunik terkait pertemuannya bersama Mustafa soal perahu PKB untuk pencalonan Mustafa sebagai gubernur Lampung.

"Apakah saksi pernah ketemu Mustafa terkait perahu PKB. Terus saksi mengatakan kepada saksi Midi Iswanto dan Khaidir Bujung bahwa tidak ditawar lagi oleh Mustafa, untuk 'beli perahu'," kata Jaksa KPK Taufik Ibnugroho.

Jaksa KPK kembali mempertanyakan terkait uang Rp1 miliar yang diterima Nunik dari Midi Iswanto. Nunik kembali membantah jaksa KPK, dan mengatakan bahwa ia tidak pernah terima uang.

"Yang betul, di berkas mereka berkata seperti itu. Itu sih terserah ya keterangan Anda," kata jaksa lagi.

Jaksa Taufik melanjutkan masalah uang Rp150 juta yang diterima saksi Nunik. Nunik membenarkan telah menerima uang tersebut, namun uang tersebut pinjam dari Khaidir Bujung untuk keperluan pembangunan Kantor DPC PKB Lampung Tengah.

"Hubungan saat itu lagi baik sama Khaidir Bujung, saya pinjam Rp150 untuk biaya tukang pembangunan DPC Lampung Tengah," kata dia.

"Rp100 juta sudah saya bayar, sisa Rp50 juta belum saya bayar karena Khaidir Bujung ada sangkutan juga sama saya saat pencalonan anggota DPRD Lampung," kata Nunik.

Untuk diketahui, Nunik menjadi saksi terkait kasus korupsi dengan terdakwa Mustafa, saat itu Nunik menjabat sebagai Bupati Lampung Timur, sekaligus Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT