LAMPUNG UTARA, iNews.id – Suasana haru dan isak tangis menyelimuti Desa Kalibening Raya, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Salah satu putra terbaik daerah, Praka Marinir Ari Kurniawan, gugur saat menjalankan tugas negara dalam latihan militer di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Prajurit dari kesatuan Yonif 9 Marinir “Beruang Hitam” ini menjadi salah satu korban dari musibah tanah longsor yang menerjang lokasi latihan pada Sabtu (24/1/2026) dini hari WIB.
Praka Marinir Ari Kurniawan gugur setelah material tanah longsor menimbun posisi latihan para prajurit. Berdasarkan pernyataan resmi TNI Angkatan Laut, dari 23 prajurit Marinir yang terdampak musibah tersebut, empat orang dinyatakan gugur, termasuk Praka Ari.
Jenazah almarhum dijadwalkan tiba di rumah duka pada Rabu pagi (28/1/2026) dan akan langsung dimakamkan dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa.
Istri Mengandung Anak Pertama
Kepergian Praka Ari meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi keluarga, terutama sang istri. Diketahui, sang istri saat ini tengah mengandung tujuh bulan anak pertama mereka. Calon buah hati yang dinanti-nantikan itu kini harus kehilangan sosok ayah sebelum sempat dilahirkan.
Ayah almarhum, Wawi, mengaku tidak memiliki firasat buruk sebelum musibah terjadi. Komunikasi terakhir dilakukan beberapa hari sebelum kejadian, di mana almarhum sempat mengirim pesan singkat hanya untuk menanyakan kabar kedua orang tuanya.
"Tidak ada firasat apa-apa. Dia anak yang berbakti, selalu tanya kabar bapak ibunya," ujar Wawi dengan suara bergetar.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait