Ilustrasi bermain game online. (Foto: Istimewa)
Demon Fajri

BENGKULU, iNews.id - Pelaku penggelapan uang pembelian hewan kurban di Bengkulu akhirnya menyerahkan diri. Dari hasil pemeriksaan, pelaku SO (45) menggelapkan uang Rp75 juta untuk bermain game online.

"Uang sebesar Rp75 juta diduga dihabiskan untuk bermain game online," kata Kanit Pidum Satuan Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Ipda Dodi Heryansyah, Kamis (14/7/2022). 

Dodi menambahkan, saat ini terduga pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan di Mapolres Bengkulu Selatan.

Pelaku yang tercatat sebagai warga Kelurahan Kayu Kunyit, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan ini menipu 35 jemaah Masjid An-Nur, Kelurahan Padang Kapuk, Kecamatan Kota Manna.

"Pelaku sudah kami amankan. SOdatang dibawa keluarganya setelah dihubungi pihak keluarga agar menyerahkan diri," katanya.

Dodi menambahkan, dari keterangan pengurus masjid, sebanyak empat ekor sapi hewan kurban sudah diserahkan, untuk satu ekor sapi lainnya akan diberikan setelah enam bulan ke depan.

Sebelumnya, Bendahara Masjid An-Nur, Mursito (68), memesan lima ekor sapi untuk hewan kurban 35 jamaah masjid, ke SO.

Hewan kurban tersebut, rencananya akan disembelih pada lebaran haji. Antara korban dan terduga pelaku sepakat harga per ekor sapi, sebesar Rp15 juta

Pengurus masjid itu membayar ke SO secara bertahap sebanyak enam kali, dengan jumlah total pembayaran, senilai Rp75 juta.

Korban dan pelaku juga sepakat, jika lima ekor sapi tersebut akan diantar atau sudah ada 10 hari sebelum Hari Raya Idul Adha.

Namun, jelang Lebaran Haji, korban menghubungi terduga pelaku. Sayangnya, no ponsel SO sudah tidak aktif.

Bahkan, ketika dicek ke lokasi penangkaran Sapi, untuk menemui terduga pelaku sudah tidak ada di tempat. Begitu juga dengan lima ekor sapi yang dijanjikan. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp75 juta.

Atas perbuatannya, SO dijerat dengan Pasal 378, 372 KUHPidana, tentang penipuan dan atau penggelapan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT