Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung. Dari puluhan korban, baru empat anggota yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi, termasuk Praka Muhammad Kori.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat para personel sedang latihan pratugas.
"Mereka sedang melaksanakan latihan pratugas untuk dikirim melaksanakan Pam Perbatasan RI-PNG (Indonesia-Papua Nugini), memang dilaksanakan latihan di sana," kata Ali di Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Menurut dia, hujan lebat mengguyur selama hampir dua malam di lokasi kejadian. Hal itu mengakibatkan longsor dan menimpa satu desa.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait