LAMPUNG TIMUR, iNews.id – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung, belum juga berhasil dipadamkan sejak 22 September 2026.
Kobaran api telah menghanguskan lahan gambut serta vegetasi kering, hingga memasuki wilayah zona rehabilitasi dan zona inti hutan yang berada di wilayah kerja Resort Cabang, Resort Susukan Baru, serta Rawa Bunder.
Upaya pemadaman oleh tim di lapangan tidak berjalan maksimal akibat terkendala krisis sumber air di lokasi serta kencangnya embusan angin yang membuat api cepat berpindah.
Untuk menyiasatinya, petugas gabungan berjibaku menyambung pipa dan selang air hingga sepanjang tiga kilometer. Operasi pemadaman darat ini juga dikombinasikan dengan pengerahan helikopter water bombing serta penerapan teknologi modifikasi cuaca (TMC).
"Upaya pemadaman terus digencarkan secara maksimal oleh tim gabungan bersama relawan di lapangan menghadapi tantangan cuaca dan medan gambut," ujar Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi, Senin (26/10/2026).
Senada dengan hal tersebut, Sukiman, salah seorang relawan pemadaman, menyebutkan bahwa petugas kerap menghadapi kendala api yang hidup kembali di titik-titik yang sebelumnya telah dipadamkan akibat bara di bawah permukaan tanah gambut.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait