5 Fakta Kecelakaan Maut di Jalan Tol Lampung yang Tewaskan 4 Orang Sekeluarga

Heri Fulistiawan ยท Senin, 21 Oktober 2019 - 00:24 WIB
5 Fakta Kecelakaan Maut di Jalan Tol Lampung yang Tewaskan 4 Orang Sekeluarga
Mobil sedan yang ditumpangi tujuh orang sekeluarga menabrak truk Fuso di Jalan Tol Trans Sumatera KM 96 Ruas Terbanggi Besar-Bakauheni Lampung Selatan, Sabtu (19/10/2019) lalu. (Foto: iNews.id/Heri Fulistiawan)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Empat orang sekeluarga tewas mengenaskan dalam kecelakaan maut di Jalan Tol Trans Sumatera KM 96 Ruas Terbanggi Besar-Bakauheni, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Sabtu (19/10/2019).

Keempat korban tewas yakni, Elisabet Yoni Saptirawati (37), Hadi Prasetyo (40), Michael Dwi Suryahadi (7), dan Kris (43).

Sedangkan dua bocah selamat dalam kecelakaan itu, yakni kakak adik, Priscilia (9), dan Vania (2). Saat ini, kedua bocah malang itu sudah pulang ke rumah setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Mardi Waluyo, Kota Metro.

Kecelakaan tersebut melibatkan dua jenis kendaraan, yakni truk Fuso Nomor BE 8794 HP dan mobil sedan BE 1230 BK. Para korban terjebak kobaran api saat mobil yang mereka tumpangi terbakar usai menabrak truk, sekitar pukul 06.45 WIB.

Berikut fakta-fakta kecelakaan maut yang dirangkum iNews.id:

1.Mobil Sedan Terbakar setelah Menabrak Truk

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan mengatakan, kecelakaan maut itu bermula saat sedan dari arah Terbanggi menuju Bakauheni menabrak belakang truk yang bergerak di jalur lambat. Mobil sedan kemudian terbakar, pengemudi serta beberapa penumpang masih berada di dalam kendaraan saat kejadian.

2. Sopir Sedan Diduga Mengantuk setelah Semalaman Bergadang

Sopir sedan, Hadi Prasetyo (40) yang juga tewas dalam kecelakaan tersebut dikabarkan tidak tidur semalaman karena menghadiri acara hajatan warga. Korban baru beristirahat pukul 04.00 WIB dan langsung mengendarai mobil di pagi hari untuk mengantar rombongan.

3. 2 Bocah Selamat Ditolong Pengguna Jalan

Dian Jani Prasinta (32), guru sekolah dasar (SD) ini melihat Prisilia dan adiknya Vania dalam keadaan terluka, duduk di pinggir jalan tol. Saat itu, Dian melewati jalan tersebut dalam perjalanan untuk mengikuti pelatihan di Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Lampung di Kota Metro.

“Saya itu mau ke Metro. Sampai TKP, melihat Priscilia dengan berlumuran darah membawa adiknya ke pinggir jalan tol. Sementara sopir-sopir yang lewat hanya menjauhkan kedua anak itu dari mobil yang terbakar,” kata Dian di Rumah Sakit Mardi Waluyo.

4. Empat Jenazah Korban Disambut Isak Tangis Keluarga

Empat jenazah korban kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatera Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, tiba di rumah duka di Jalan Merdeka, RW 26 RT 10 Kelurahan Hadimulyo Timur, Kota Metro, Sabtu petang (19/10/2019). Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga.

Jenazah sampai di rumah orang tua Elisabet Yoni Saptirawati, salah satu korban, sekitar pukul 18.15 WIB. Para keluarga langsung menangis melihat kedatangan keempat jenazah yang sudah di dalam peti tersebut, yakni Elisabet Yoni Saptirawati (37), Hadi Prasetyo (40), Michael Dwi Suryahadi (7), dan Kris (43).

Ibu korban, Marta, menceritakan dirinya mendapat kabar anaknya mengalami kecelakaan sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, dia masih belum mengetahui kondisi anaknya tersebut.

5. Lokasi Kejadian Minim Penerangan dan Jalan Bergelombang

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mengolah tempat kejadian (TKP) kecelakaan maut di Jalan Tol Trans Sumatera Kilometer (Km) 96 Ruas Terbanggi Besar-Bakauheni, Natar, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (20/10/2019).

Dari hasil olah TKP, kecelakaan yang menewaskan empat orang tersebut diduga selain akibat kelalaian sopir mobil sedan nopol BE 1230 BK hingga menabrak truk Fuso nopol BE 8794 HP, juga akibat minimnya fasilitas penerangan dan kondisi jalan yang bergelombang di lokasi kejadian.


Editor : Kastolani Marzuki