Begini Rekaman Letusan Gunung Anak Krakatau yang Diduga Picu Tsunami
JAKARTA, iNews.id – Tsunami senyap yang terjadi tanpa adanya peringatan dan didahului gempa bumi tektonik memporak-porandakan sejumlah daerah di Provinsi Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) malam. Bencana luapan air laut yang ganas itu telah merenggut 62 nyawa dan menyebabkan 584 terluka. Jumlah ini masih berpotensi bertambah mengingat belum semua lokasi terdampak sudah terdata.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Badan Geologi, bencana tsunami di Selat Sunda ini diakibatkan longsoran bawah laut dan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meletus pada Sabtu (22/12/2018) pukul 18.00 WIB. Suara dentuman ketika itu terdengar cukup keras yang menyebabkan pos jaga di Pulau Panjang ikut bergetar.
Tim Patroli Kepulauan Krakatau BKSDA Bengkulu Lampung yang melakukan pengamatan merekam detik-detik letusan dahsyat Gunung Anak Krakatau. Dalam rekaman itu terlihat gunung api aktif tersebut menyemburkan material dan lelehan lava pijar secara terus menerus. Letusan juga melontarkan abu vulkanis berwarna hitam pekat setinggi lebih dari 1.500 m di atas puncak. Tercatat alat seismogram merekam kekuatan amplitudo maksimum 58 mm dan durasi ± 5 menit 21 detik saat erupi tersebut.
Berikut rekamam video dahsyatnya erupsi Gunung Anak Krakatau yang diabadikan Tim Patroli Kepulauan Krakatau BKSDA Bengkulu Lampung, Sabtu (22/12/2018) pukul 18.00 WIB.
Editor: Donald Karouw