Beli Ponsel Pakai Uang Palsu, Satpam Ngaku Polisi di Pringsewu Diciduk Polisi Asli

Indra Siregar ยท Jumat, 26 November 2021 - 13:35:00 WIB
Beli Ponsel Pakai Uang Palsu, Satpam Ngaku Polisi di Pringsewu Diciduk Polisi Asli
Uang palsu yang dipakai pelaku membeli ponsel (Indra Siregar/MNC Portal)

PRINGSEWU, iNews.id - Jajaran Polres Pringsewu menangkap polisi gadungan yang juga mengedarkan uang palsu. Pelaku berinisial HS (32) ini ditangkap usai membeli ponsel dengan uang palsunya.

Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata mengatakan, pelaku tercatat sebagai warga Jalan Karimun Jawa, Kelurahan Sukarame, Kota Bandarlampung.

"Pelaku ini sehar-hari bekerja sebagai satpam," kata Feabo Adigo, Jumat (26/11/2021).

Feabo menambahkan, pelaku ditangkap setelah polisi menerima laporan dari korban Bondan Gatot (23), warga Ambarawa, Pringsewu. Saat itu, dia melakukan transkasi dengan pelakuy.

"Pelaku membeli ponsel dari korban. Transaksi dilakukan di depan kantor Telkom Pringsewu," kata dia.

Korban kemudian sadar jika uang sebesar Rp3,9 juta yang diterima dari penjualan ponsel ternyata palsu. Dia kemudian melapor ke polisi.
 
Dia melanjutkan, untuk memuluskan aksinya tersangka mengaku sebagai anggota polisi yang berdinas di Polres Pringsewu

"Motif pelaku mengaku dan menggunakan seragam identik polisi agar korban tidak curiga dan bisa mendapatkan harga murah dalam proses pembelian ponsel," katanya.

Satpam ngaku polisi mengedarkan uang palsu di Pringsewu (Indra Siregar/MNC Portal)
Satpam ngaku polisi mengedarkan uang palsu di Pringsewu (Indra Siregar/MNC Portal)

Lebih lanjut Feabi mengatakan, polisi saat ini masih melakukan pengembangan terkait asal-usul uang yang diedaran pelaku HS. 

"Asal-usul uang palsu masih dalam pengembangan penyidik," katanya.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa ponsel Oppo Reni 6, baju seragam satpam, Honda Beat dan 78 lembar uang palsu pecahan Rp50.000.

Dalam proses penyidikan, tersangka dijerat dengan pasal 36 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Bagikan Artikel: