Fakta Lubang Buaya, Saksi Bisu Kekejaman G30S PKI

Sintia Putri Balqis ยท Rabu, 28 September 2022 - 10:24:00 WIB
Fakta Lubang Buaya, Saksi Bisu Kekejaman G30S PKI
Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur (Antara)

JAKARTA, iNews.id – Fakta lubang buaya harus diketahui lantaran bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Lubang buaya memiliki banyak hal yang menarik untuk dibahas. Kejadian yang terjadi di lokasi ini menjadi sejarah kelam yang dialami bangsa Indonesia. 

Peristiwa sadis dan kejam G30S PKI pada 1965 meninggalkan bekas mendalam. Pasalnya, di Lubang Buaya menjadi saksi bisu kekejaman yang dilakukan PKI dalam Gerakan 30 September. 

Berikut fakta Lubang Buaya:

Sejarah Lubang Buaya

Lubang Buaya adalah sebuah lokasi yang berada di dekat Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Nama Lubang Buaya awalnya berasal dari nama jalan sekaligus kelurahan di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Sebelum ramai ditempati penduduk, daerah Lubang Buaya adalah kawasan rawa yang dipenuhi buaya. Konon, buaya yang menghuni kawasan ini bukan hanya buaya biasa, namun sosok siluman buaya juga turut menghuni.

Namun, buaya-buaya tersebut diatasi oleh seorang ulama bernama Pangeran Syarif. Setelah tidak buaya, daerah itu dijadikan permukiman pendduduk. Sejak saat itu, daerah tersebut dinamai dengan Lubang Buaya. 

Pusat Pelatihan PKI

Sebelum peristiwa G30S PKI, di daerah Lubang Buaya terdapat perubahan aktivitas warga. Kawasan yang dulunya sepi, perlahan mulai ramai. Jalanan pun turut ramai akibat truk yang berkeliaran siang dan malam untuk mengantarkan pemuda. 

Di sana, konon menjadi tempat latihan yang dilakukan para pemuda yang diduga sebagai simpatisan PKI. Warga sekitar pun turut diajak untuk mengikuti kamp latihan. 

Anehnya, latihan ala militer yang seharusnya dilaksanakan di Halim Perdanakusuma yang mana merupakan pangkalan udara milik TNI Angkatan Udara ini malah dilaksanakan di Lubang Buaya.

Perubahan situasi dan aktivitas di daerah Lubang Buaya diduga menjadi pusat pelatihan PKI.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsLampung di Google News

Bagikan Artikel: