Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 134, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Bacanya

Rilo Pambudi · Kamis, 18 Agustus 2022 - 11:34:00 WIB
Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 134, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Bacanya
Hukum tajwid surat Ali Imran ayat 34 (Foto: Sena Koksal)

JAKARTA, iNews.id -  Hukum tajwid surat Ali Imran ayat 34 dapat menjadi pelajaran penting dan bermanfaat. Ada banyak kaidah bacaan yang perlu dipahami dalam ayat tersebut.

Mengetahui hukum bacaan sesuai tajwid sangat penting agar ayat yang dibaca tidak salah pemaknaannya. Terlebih, banyak makna yang disampaikan dalam Ali Imran ayat 134.

Berikut ini adalah bunyi dan arti surat Ali Imran ayat 134:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكَاظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ

Latin: Allaziina yunfiquuna fissarraaa'i waddarraaa'i wal kaazimiinal ghaiza wal aafiina 'anin-naas; wallaahu yuhibbul muhsiniin

Artinya: (yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan,

Ayat ini langsung menjelaskan sifat-sifat orang yang bertakwa, yakni orang yang selalu menafkahkan hartanya baik dalam keadaan berkecukupan maupun dalam keadaan kesempitan (miskin), sesuai dengan kesanggupannya. Dan bagi mereka yang senaniasa beramal atau menafkahkan hartanya, maka cinta Allah adalah balasannya.

Untuk memahami lebih rinci mengenai hukum tajwid ayat tersebut, berikut ini uraian detail dan penjelasannya yang dilansir iNews.id, Kamis (18/8/2022).

Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 134:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكَاظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ

1. الَّذِ = Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah lam. Dibaca idgham (masuk ke huruf lam ).

2. الَّذِيْنَ = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf dzal berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

3. يُنْفِقُوْنَ = Ikhfa karena huruf nun sukun bertemu huruf fa. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf fa'.

4. يُنْفِقُوْنَ = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf qaf berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

5. لسَّرَّۤاءِ = Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah sin. Dibaca idgham (masuk ke huruf sin ).

6. لسَّرَّۤاءِ = Mad wajib muttashil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Dibaca panjang 4 atau 5 harakat.

7.  َالضَّرَّۤاءِ = Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah dhad. Dibaca idgham (masuk ke huruf dhad ).

8.  َالضَّرَّۤاءِ = Mad wajib muttashil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Dibaca panjang 4 atau 5 harakat.

9. وَالْكَا = Ada dua hukum di sini, pertama alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu huruf kaf. Dibaca secara jelas. Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf kaf berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

10. ظِمِيْنَ = Mad asli atau mad thabi’i karena huruf mim berharakat kasrah bertemu ya' sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: