get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 4,0 Guncang Way Kanan Lampung

Kaleidoskop 2020: Guru Ngaji Cabul dan Kotak Amal untuk Teroris yang Dikepung di Lampung

Senin, 28 Desember 2020 - 18:00:00 WIB
Kaleidoskop 2020: Guru Ngaji Cabul dan Kotak Amal untuk Teroris yang Dikepung di Lampung
Dua terduga teroris Upik dan Zulkarnain dibawa dari Lampung ke Jakarta (Istimewa)

5. Buron 18 Tahun, Pelaku Bom Bali I Ditangkap

Zulkarnaen, DPO kasus bom Bali I yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Lampung. (Foto: Istimewa)
Zulkarnaen, DPO kasus bom Bali I yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Lampung. (Foto: Istimewa)

Zulkarnaen alias Aris Sumarsono alias Zaenal Arifin alias Abdulrahman, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror pada Kamis (10/12/2020). Dia merupakan buronan kasus bom Bali I yang telah dicari selama 18 tahun.

Pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah tahun 1963 ini merupakan Panglima Askari (perang) JI pimpinan Abu Bakar Baasyir. Dia juga tercatat sebagai alumni Afghanistan.

Polisi menetapkan Zulkarnaen sebagai buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) usai peristiwa bom Bali I tahun 2001. Dia merupakan salah satu koordinator aksi terorisme itu. 

Dia juga terlibat dalam aksi terorisme di Poso, Sulawesi Tengah. Zulkarnaen merupakan tim Abu Dujana untuk pengiriman mujahidin ke Poso.

Dalam kasus terorisme di Poso ini, dia mengetahui keberadaan DPO kasus bom Tentena 2005 yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga.

6. 100 Orang di Tanggamus Keracunan

Suasana UGD RSUD Batin Mangunang yang banyak menangani pasien keracunan massal. (foto: iNews/Indra Siregar)
Suasana UGD RSUD Batin Mangunang yang banyak menangani pasien keracunan massal. (foto: iNews/Indra Siregar)

Seratus warga Dusun Lamuran, Pekon Teratas, Kabupaten Tanggamus, Lampung dilarikan ke RSUD Batin Mangunang Kota Agung. Mereka mengalami gejala diduga keracunan usai menyantap makanan di rumah salah satu calon kepala pekon, Rabu (16/12/2020) sore.

Peristiwa keracunan massal ini sudah masuk dalam kategori kejadian luar biasa (KLB) dengan korban 100 orang dan terus bertambah.

Pengakuan warga, mereka memang sempat makan di rumah salah satu calon kepala pekon. Namun ada banyak juga yang tidak ikut makan. Anehnya, baik yang makan maupun tidak, mengalami gejala keracunan seperti mual hingga muntah, bahkan ada yang sampai tak sadarkan diri.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut