Kecelakaan Maut Jalan Tol Lampung, Polisi: Lokasi Kejadian Minim Penerangan dan Jalan Bergelombang

Heri Fulistiawan ยท Minggu, 20 Oktober 2019 - 17:52 WIB
Kecelakaan Maut Jalan Tol Lampung, Polisi: Lokasi Kejadian Minim Penerangan dan Jalan Bergelombang
Petugas Ditlantas Polda Lampung menggelar olah TKP kecelakaan maut di Jalan Tol Trans Sumatera Km) 96 Ruas Terbanggi Besar-Bakauheni, Natar, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (20/10/2019). (Foto: iNews.id/Heri Fulistiawan)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mengolah tempat kejadian (TKP) kecelakaan maut di Jalan Tol Trans Sumatera Kilometer (Km) 96 Ruas Terbanggi Besar-Bakauheni, Natar, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (20/10/2019).

Dari hasil olah TKP, kecelakaan yang menewaskan empat orang tersebut diduga selain akibat kelalaian sopir mobil sedan nopol BE 1230 BK hingga menabrak truk Fuso nopol BE 8794 HP, juga akibat minimnya fasilitas penerangan dan kondisi jalan yang bergelombang di lokasi kejadian.

Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Lampung, Kompol Agung Roy mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara peristiwa kecelakaan maut ini dipicu akibat kelalaian sopir minibus dan masih minimnya fasilitas penerangan, serta kondisi Jalan Tol Trans Sumatera yang bergelombang dan menikung di lokasi kejadian.

“Dari hasil keterangan saksi dan olah TKP, kita lihat infrastruktur jalan memang ada tikungan di KM 69+400, penerangan juga kurang. Kemudian driver (sedan) sendiri sementara diduga mengalami kelelahan,” katanya.

Meski demikian, kata dia, Ditlantas Polda Lampung masih menyelidiki intensif untuk mengatahui pasti penyebab terjadinya kecelakaan maut yang menewaskan empat orang satu keluarga itu.

Sebelumnya, kecelakaan di KM 96 Jalan Tol Trans Sumatera terjadi pada Sabtu (19/10/2019) pagi. Empat korban yang tewas yakni, Elisabet Yoni Saptirawati (37), Hadi Prasetyo (40), Michael Dwi Suryahadi (7), dan Kris (43).

Seluruh korban tewas sudah dimakamkan pihak keluarga di Kampung Sungkai Utara, Lampung Utara. Sedangkan dua bocah yang selamat dalam kecelakaan itu, yakni kakak adik, Priscilia (9), dan Vania (2), yang sempat dirawat di Rumah Sakit Mardi Waluyo, Kota Metro sudah dipulangkan ke rumah orang tuanya.

Kecelakaan melibatkan dua jenis kendaraan, yakni truk Fuso Nomor BE 8794 HP dan mobil sedan BE 1230 BK. Para korban terjebak kobaran api saat mobil yang mereka tumpangi terbakar usai menabrak truk, sekitar pukul 06.45 WIB. Sedangkan para korban saat itu masih berada di dalam mobil tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki