Kecelakaan Maut Jalan Tol Lampung, Polisi: Pengemudi Sedan Diduga Mengantuk Berat

Heri Fulistiawan ยท Minggu, 20 Oktober 2019 - 09:25 WIB
Kecelakaan Maut Jalan Tol Lampung, Polisi: Pengemudi Sedan Diduga Mengantuk Berat
Polisi menggelar olah TKP di lokasi kecelakaan maut Lampung. (Foto: iNews/Heri Fulistiawan).

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Kecelakaan maut di Jalan Tol Trans Sumatera KM 96 di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, diduga akibat pengemudi mobil sedan mengantuk saat melaju dengan kecepatan tinggi. Hal ini terungkap dari hasil olah TKP dan identifikasi polisi.

Satlantas Polres Lampung Selatan mendatangkan tim analis kecelakaan lalu lintas dari Ditlantas Polda Lampung untuk mengidentifikasi kecelakaan yang terjadi di Kecamatan Natar, dan lokasi evakuasi kendaraan di exit Tol Kobaru, Kota Bandarlampung.

"Final cek dari hasil olah TKP, diperkirakan pengemudi mengantuk. Dari kerabatnya, yang bersangkutan tidak tidur dari semalam karena ada acara hajatan," kata Dirlantas Polda Lampung, Kombes Pol Chiko Ardwiatto, di lokasi kecelakaan, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (19/10/2019).

Polisi mengecek kendaraan yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatera di Bandarlampung. (Foto: iNews).

Sopir sedan, Hadi Prasetyo (40) yang juga tewas dalam kecelakaan tersebut dikabarkan tidak tidur semalaman karena menghadiri acara hajatan warga. Korban baru beristirahat pukul 04.00 WIB dan langsung mengendarai mobil di pagi hari untuk mengantar rombongan.

Sebelumnya, kecelakaan di KM 96 Jalan Tol Trans Sumatera terjadi pada Sabtu (19/10/2019) pagi. Empat korban yang tewas yakni, Elisabet Yoni Saptirawati (37), Hadi Prasetyo (40), Michael Dwi Suryahadi (7), dan Kris (43).

Dua kakak beradik selamat yakni, Priscilia (9), dan Vania (2), sempat ditolong pengendara dan dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan melibatkan dua jenis kendaraan, yakni truk Fuso Nomor BE 8794 HP dan mobil sedan BE 1230 BK.

Para korban terjebak kobaran api saat mobil yang mereka tumpangi terbakar usai menabrak truk, sekitar pukul 06.45 WIB. Sedangkan para korban saat itu masih berada di dalam mobil tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal