get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran RS PMC Subang, Api Diduga dari Korsleting Mesin Pompa Air

Khawatir Kehabisan Oksigen, Rumah Sakit Bandarlampung Tunda Operasi Tak Darurat

Jumat, 09 Juli 2021 - 09:19:00 WIB
Khawatir Kehabisan Oksigen, Rumah Sakit Bandarlampung Tunda Operasi Tak Darurat
Sejumlah rumah sakit di Kota Bandarlampung terpaksa menunda pelaksanaan operasi yang sifatnya tidak darurat (Ilustrasi operasi/Reuters)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Sejumlah rumah sakit di Kota Bandarlampung terpaksa menunda pelaksanaan operasi yang sifatnya tidak darurat. Hal ini dilakukan karena khawatir akan kehabisan oksigen untuk pasien Covid.

"Informasi yang saya dapatkan beberapa rumah sakit menunda operasi kecil, tapi untuk operasi besar atau yang sifatnya mendesak tetap dilakukan," kata Wakil Wali Kota Bandarlampung Deddy Amarullah, Jumat (9/7/2021).

Deddy menambahkan, kebijakan tersebut diambil oleh pihak rumah sakit, sebab saat ini oksigen sangat diperlukan, sehingga bila mereka menggunakannya secara bebas maka ditakutkan akan kekurangan.

"Mereka keluhkan oksigen sangat diperlukan, jadi takut kekurangan, sehingga operasi yang tidak terlalu mendesak ditunda dulu sebab operasi butuh oksigen," katanya.

"Nah, rumah sakit takut kekurangan oksigen untuk pasien-pasien yang memang sangat membutuhkan oksigen," lanjut dia.

Deddy melanjutkan, terkait ketersediaan stok tabung oksigen, berdasarkan informasi dari seluruh rumah sakit, pasokan dari distributor masih cukup.

"Tadi kita ada rekanan juga yang menjamin ketersediaan tabung oksigen, insyaallah tidak sampai kekosongan," kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli menegaskan bahwa ketersediaan tabung oksigen di rumah sakit rujukan Covid-19 masih cukup.

"Jadi sekarang pemenuhan tabung oksigen di rumah sakit dinilai setiap hari, bukan lagi dua atau tiga hari, sehingga saat dicek hari ini masih ada, artinya masih cukup," kata dia.

Edwin juga membenarkan bahwa sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Bandarlampung ada yang menunda pelayanan operasi karena takut kekurangan tabung oksigen bagi pasien yang sangat memerlukan.

"Ya ada pembatasan layanan, tapi itu bagi operasi-operasi yang memang bisa ditunda, tapi yang tidak bisa ditunda tetap dilaksanakan," kata dia.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut