Pengguna WiFi di Bandar Lampung Makin Padat, Stabilitas Jadi Kebutuhan Utama
Banyak orang masih melihat angka kecepatan sebagai penentu utama. Padahal, stabilitas sering kali lebih penting. Koneksi yang kencang belum tentu konsisten ketika dipakai ramai-ramai. Ketika beban meningkat, jaringan yang kurang siap akan lebih mudah mengalami penurunan performa.
Kondisi ini makin relevan di kota yang terus berkembang seperti Bandar Lampung. Aktivitas UMKM berbasis digital, layanan publik online, hingga konsumsi konten streaming membuat kebutuhan koneksi stabil semakin tinggi, terutama pada malam hari.
Dengan tingkat penetrasi internet yang sudah mendekati 80 persen di Lampung, kepadatan trafik di kawasan pemukiman menjadi hal yang wajar. Pada jam sibuk, peningkatan penggunaan bisa langsung mempengaruhi kualitas koneksi. Karena itu, keluarga kini lebih selektif dalam memilih layanan internet rumah.
Teknologi berbasis fiber optik menjadi salah satu pendekatan yang dinilai lebih siap menjaga konsistensi koneksi. Penyedia seperti Biznet Home memanfaatkan jaringan fiber end-to-end untuk mendukung kebutuhan multi-perangkat di rumah. Fokusnya bukan sekadar menawarkan kecepatan tinggi, tetapi menjaga performa tetap stabil ketika aktivitas digital keluarga sedang padat.
Seiring Bandar Lampung semakin terkoneksi, WiFi rumah dituntut lebih tangguh. Stabilitas bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan fondasi agar aktivitas sehari-hari berjalan tanpa gangguan.
Editor: Rizqa Leony Putri