Peserta Diksar Pecinta Alam Meninggal, Begini Penjelasan Mapala Unila

Donald Karouw ยท Rabu, 02 Oktober 2019 - 10:50 WIB
Peserta Diksar Pecinta Alam Meninggal, Begini Penjelasan Mapala Unila
Gani Dewantara menunjukkan foto almarhum adiknya Aga Trias Tahta, mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Lampung (Unila) yang meninggal dunia saat mengikuti diksar mapala. (Foto: iNews/Indra Siregar)

JAKARTA, iNews.id –Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Lampung (Mapala Unila) meluruskan informasi yang beredar tentang meninggalnya Aga Trias Tahta, mahasiswa jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unila saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) mapala. Menurut mereka, Aga Trias Tahta meninggal bukan saat diksar yang digelar Mapala Unila, melainkan oleh unit kegiatan mahasiswa (UKM) pecinta alam di tingkat fakultas.

Ketua Umum Mapala Unila Yunita Irawati Solin mengatakan, Mapala Unila tidak memiliki kaitan secara struktural dengan lembaga Cakrawala maupun kelompok pecinta alam di level fakultas.

 “Jadi tidak benar jika almarhum meninggal saat mengikuti diksar Mapala Unila,” ujar Yunita dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Rabu (2/10/2019).

Dia menjelaskan, diksar atau pendidikan dan pelatihan (diklat) Mapala Unila telah berlangsung lancar 26-29 September 2019 di Desa Batukramat, Gunung Tanggamus. Bukan di Padang Cermin, Pesawaran.

Diksar ketika itu diikuti tujuh peserta, yakni Ratna Anggraini, Siti Sarah (FISIP), Alyaa Choirunissa dan Giat Ahmad Habibi (Fakultas Teknik), Agustin Setia Ningsih (Fakultas Pertanian), serta Dimas Angga Yuda dan Muhammad Andrian (Fakultas IKIP).

Seperti diberitakan, Aga Trias Tahta meninggal saat mengikuti diksar UKM Pecinta Alam Cakrawala ini digelar di Desa Cikoak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Minggu (29/9/2019). Jenazah korban yang beralamat di Desa Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung sudah dimakamkan keluarga, Senin (30/9/2019).


Editor : Donald Karouw