Universitas Lampung Akan Menginvestigasi Kasus Tewasnya Mahasiswa saat Diksar Pecinta Alam

Andres Afandi ยท Selasa, 01 Oktober 2019 - 22:25 WIB
Universitas Lampung Akan Menginvestigasi Kasus Tewasnya Mahasiswa saat Diksar Pecinta Alam
Rektor Universitas Lampung, Hasriadi Mat Akin saat memberikan keterangan di kampus Unila, Selasa (1/10/2019). (Foto: iNews.id/Andreas Afandi)

BANDAR LAMPUNG, iNews.idUniversitas Lampung (Unila) Kota Bandar Lampung, Lampung, berencana melakukan investigasi terhadap panitia penyelenggara kegiatan terkait tewasnya salah satu mahasiswa saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) kegiatan pencinta alam. Polisi juga membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan penganiayaan hingga menelan korban jiwa.

Rektor Unila, Hasriadi Mat Akin mengatakan pihak kampus sudah meminta penjelasan dari sejumlah peserta dan panitia penyelenggara kegiatan. Menurutnya, kegiatan diksar UKM Pecinta Alam Cakrawala sudah sesuai prosedur.

Menurutnya, standard operating procedure (SOP) diksar sudah jelas. Namun barangkali bagi yang kurang sehat, SOP terasa berat . “Itu buktinya yang lain sehat,” katanya di kampus Unila, Selasa (1/10/2019).

Baginya, siapapun melanggar SOP, baik peserta maupun panitia dan senior tetap akan dikenakan sanksi. Termasuk untuk peserta, jika dalam SOP diharuskan dalam kondisi sehat, maka jika perlu peserta harus membawa surat keterangan sehat dari dokter.

“Jangan ngaku-ngaku sehat, ini dalam dua hari meninggal, jangan-jangan sudah sakit duluan,” katanya.

Namun demikian, pihaknya akan tetap mengadakan investigasi terkait persitiwa ini.

Sementara, Kapolres Pesawaran Akbp Popon Ardianto Sunggoro mengatakan sejauh ini polisi baru menerima dua laporan berikut bukti hasil visum yang diwakilkan oleh pihak keluarga korban. Polisi akan memanggil panitia penyelenggara kegiatan untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan penganiayaan hingga memakan korban jiwa.

“Kami harap semua pihak terkait kooperatif dan tidak menghalang-halangi,” katanya.

Sampai saat ini polisi sudah memeriksa tiga orang saksi. Sementara untuk pelaku, nantinya akan dikenakan pasal 170 junto 351 ayat 2 dan 3 KUHP tentang penganiayaan.

Sebelumnya, Aga Trias Tahta, mahasiswa jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila tewas saat mengikuti diksar pencinta alam UKM Cakrawala di Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran . Korban diduga mengalami kekerasan dari senior.

Selain Aga, masih ada dua mahasiswa yang juga diduga mengalami kekerasan saat diksar. Masing-masing masih dirawat di RS Bhayangkara dan di RS Malahayati.


Editor : Umaya Khusniah