Ponpes Nurul Jadid Mesuji Dibakar Massa, Diduga Buntut Kasus Asusila
MESUJI, iNews.id – Sejumlah bangunan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung, ludes dibakar massa pada Sabtu (9/5/2026) dini hari. Aksi anarkistis itu diduga dipicu kembalinya pengasuh pondok yang terseret kasus dugaan asusila.
Video pembakaran tersebut viral setelah beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat kobaran api dengan cepat menghanguskan bangunan kayu dan fasilitas di dalam pesantren. Tidak hanya membakar, massa yang tersulut emosi juga merusak fasilitas lainnya dengan melempari kaca menggunakan batu dan kayu.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji, Budiman Jaya mengatakan, amukan massa tersebut berawal dari ketidaksukaan warga atas kehadiran kembali pengasuh sekaligus pemilik pondok pesantren berinisial MFS.
Sebelumnya, MFS sempat diusir oleh warga setempat setelah mencuat dugaan tindakan asusila yang dilakukannya terhadap santrinya sendiri. Namun, kemunculannya kembali di area pondok pesantren memicu kemarahan kolektif warga hingga berujung pada aksi pembakaran.
"Aksi ini diduga dipicu kembalinya pengasuh berinisial MFS ke area pondok. Padahal sebelumnya yang bersangkutan sudah diminta pergi oleh warga terkait dugaan kasus asusila," ujar Budiman Jaya, Senin (11/5/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut. Saat aksi pembakaran terjadi, pondok pesantren dilaporkan dalam keadaan kosong tanpa ada aktivitas santri.
Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya fasilitas yang rusak parah dan bangunan yang rata dengan tanah.
Editor: Kastolani Marzuki