Prajurit TNI AU Ditembak 2 OTK di Bandarlampung, POM TNI Dalami Motif Pelaku

Andres Afandi ยท Selasa, 08 Juni 2021 - 20:27:00 WIB
Prajurit TNI AU Ditembak 2 OTK di Bandarlampung, POM TNI Dalami Motif Pelaku
Polisi melakukan pemeriksaan di dalam mobil prajurit TNI AU di Bandarlampung yang diduga menjadi korban penembakan (Andres Afandi/iNews)

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Tim gabungan Polresta Bandarlampung dan Polisi Militer (POM) Lanud Pangeran Bunyamin masih mendalami motif penembakan terhadap prajurit TNI AU, Pratu Nur Rohman dan istrinya, Riska Astuti, Selasa (8/6/2021) pagi pukul 05.00 WIB. 

Tim gabungan telah melakukan gelar perkara, mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi-saksi guna mengidentifikasi dua orang tak dikenal (OTK) yang menembak kedua korban.

Danlanud Pangeran Bunyamin Letkol (nav) Yohanes Ridwan menjelaskan, POM TNI masih mendalami motif dua pelaku menembak prajuritnya. Saat ini, kondisi Pratu Nur Rohman dan istrinya berangsur membaik. 

“Kondisinya sudah membaik. Kami masih menunggu hasil penyeledikan dari polisi dan POM Lanud,” kata Yohanes seusai mengunjungi Pratu Nur Rohman dan istrinya di rumah sakit.

Dia mengatakan, penembakan terjadi saat Pratu Nur Rohman usai menjalani tugas penjagaan Bandara Raden Intan II Lampung Selatan.

Akibat penembakan tersebut, Pratu Nur Rohman mengalami patah tulang di jari tangan kirinya. Sedangkan istrinya mengalami patah tulang paha bagian kaki kanannya. 

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, insiden itu terjadi di kawasan Wayhalim, Bandarlampung, Selasa pagi (8/6/2021).

"Kena tembakan. Ini masih kita gali, sampai saat ini kami sedang koordinasi dengan POM AU karena anggota TNI aktif ya," kata Resky, Selasa (8/6/2021).

Diperoleh informasi, kronologi tertembaknya Pratu Nur Rohman (26) dan Ria Astuti (25) berawal saat keduanya mengendarai mobil melintas di Jalan Sultan Agung, Wayhalim, Bandarlampung. 

Korban yang hendak pulang ke rumahnya usai sarapan tiba-tiba menjerit lantaran sebutir peluru menyerempet di bagian telapak tangan dan mengenai bagian paha teman perempuannya.

Warga dan anggota polisi yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk menadapat pertolongan medis.

Editor : Kastolani Marzuki