Praka Muhammad Kori Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua Dimakamkan di Lampung
LAMPUNG TIMUR, iNews.id – Isak tangis mewarnai prosesi pemakaman Praka Muhammad Kori, prajurit Marinir TNI AL dari Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Beruang Hitam, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur, Senin (26/1/2026) sore.
Praka Kori menjadi salah satu korban gugur dalam bencana longsor yang menerjang lokasi latihan di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Jenazah almarhum dimakamkan dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdiannya kepada negara. Keluarga, kerabat, hingga rekan sejawat tampak memadati area pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir.
Praka Muhammad Kori dikenal sebagai sosok penyayang di mata keluarga. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih balita berusia dua tahun. Di balik ketegasannya sebagai prajurit, tersimpan sebuah janji mulia yang kini belum sempat ia tunaikan.
"Almarhum orang yang sangat baik. Dia punya janji ingin membelikan rumah untuk kami, orang tuanya, di Lampung. Tapi Allah lebih sayang dia," ujar Samrah, ibu kandung almarhum dengan suara bergetar.
Tragedi longsor di Cisarua ini menjadi duka mendalam bagi institusi TNI. Praka Muhammad Kori merupakan bagian dari rombongan yang sedang melaksanakan latihan pengamanan perbatasan.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 23 anggota TNI yang dilaporkan tewas akibat tertimbun material tanah longsor dalam insiden tersebut.
Editor: Kastolani Marzuki