Menurut Apriliani, Joni ditangkap tanpa melakukan upaya melarikan diri maupun tindakan yang membahayakan petugas. Dia mengatakan, suaminya langsung diborgol dan dibawa oleh polisi saat penggerebekan berlangsung.
Keluarga juga mengaku, terkejut ketika melihat kondisi jenazah Joni. Mereka mengungkapkan, menemukan sejumlah luka tembak dan cedera pada tubuh korban yang dinilai tidak sesuai dengan keterangan yang disampaikan polisi.
Perbedaan keterangan antara polisi dan keluarga kini menjadi sorotan. Hingga saat ini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik terkait proses penangkapan serta penggunaan tindakan tegas oleh aparat penegak hukum.
Sementara itu, polisi tetap berpegang pada hasil penyelidikan yang menyebut tindakan tegas dilakukan karena pelaku melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri saat proses pengembangan kasus.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait