Erupsi Gunung Anak Krakatau mengakibatkan hujan abu vulkanik di Kabupaten Lampung Selatan. (Foto: iNews)

Warga juga diminta untuk menutup rapat wadah penampungan air minum serta makanan agar tidak terkontaminasi debu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan. 

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sendiri tercatat melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir, di mana puncak erupsi terbanyak terjadi pada Senin (17/8/2026) dengan kurun 20 kali letusan. Saat ini status gunung api tersebut masih bertahan pada Level III (Siaga) dengan radius bahaya aman ditetapkan sejauh tiga kilometer dari kawah aktif.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network