Polisi amankan satu keluarga yang terdiri dari lima orang sedang pesta sabu di temta karaoke (Indra Siregar/iNews)
Indra Siregar

TANGGAMUS, iNews.id - Satu keluarga di Tanggamus, Lampung ditangkap polisi saat sedang asyik karaoke. Lima orang itu ditangkap karena karaoke sambil mengisap narkoba jenis sabu.

Kapolsek Pugung Ipda Okta Devi mengatakan, kelima orang itu yakni Imam Cahya (31), Sahril Yandi alias Abang (38), Candra Marzuki (33), Danu Setiawan (29) dan Asri (50). Mereka diamankan saat berkaraoke di Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.

Okta menambahkan, kelima pelaku diamankan setelah polisi mendapat informasi dari warga jika tempat karaoke itu ilegal. Tak hanya itu, lokasi itu juga dilaporkan kerap menjadi tempat peredaran narkoba,

Berbekal dari informasi tersebut, kata Okta, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian. Setelah dipastikan, polisi kemudian menggerebek tempat karaoke itu.

"Kami amankan lima orang laki-laki yang sedang pesta sabu dan ekstasi," kata Okta, Senin (1/3/2021).

Okta menambahkan, dari hasil pemeriksaan urine, kelimanya positif Methafetamine.

Sementara itu, pelaku Chandra Marzuki mengatakan, narkoba itu dibeli dengan harga Rp600.000. 

"Saya yang beli sabunya, dua paket isi sabu dan ekstasi Rp600.000. Kemudian kami nyanyi bersama," katanya.

Polisi amankan satu keluarga yang terdiri dari lima orang sedang pesta sabu di temta karaoke (Indra Siregar/iNews)

Pelaku paling tua, Asri, mengatakan, dirinya mengaku baru sekali mengkonsumsi narkoba. Sebelumnya dirinya tak pernah sama sekali.

"Baru pertama kali karena diajak empat saudara. Mereka saudara saya semua," katanya.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga memnyita barang bukti berupa alat hisap sabu (bong), plastik bening berisi kristal warna putih berat brutto 0,33 gram, plastik berisi potongan pil extacy warna merah muda merk d2 dengan berat brutto 0, 38 gram.

"Kemudian dua pipet plastik yang sudah di modifikasi, satu sumbu pembakar, dua korek api gas, lima unit ponsel dan uang tunai Rp500.000 .

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat ( 1 ) atau Pasal 112 ayat ( 1 ) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT