Petugas mengecek sumur warga Desa Labuhan Ratu Satu, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Lampung yang diduga tercemar limbah cair dapur MBG. (Foto: iNews).

LAMPUNG TIMUR, iNews.id - Sejumlah warga Desa Labuhan Ratu Satu, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, mengeluhkan air sumur mereka yang diduga tercemar limbah cair dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Air sumur warga berubah menjadi keruh, berminyak dan mengeluarkan aroma tidak sedap dalam dua bulan terakhir.

Warga menduga pencemaran berasal dari salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di desa setempat. Sejumlah sumur yang dikeluhkan warga berada tidak jauh dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dapur tersebut.

"Semenjak ada septic tank MBG itu ya sumur saya jadi bermasalah. Buat wudu saja sudah enggak bisa, warnanya agak kuning-kuning berminyak. Untuk mandi juga geli, gatal-gatal. Sementara saya (air) minta sama tetangga," kata Nanik, warga yang terdampak. 

Menindaklanjuti keluhan warga, tim pengawas gabungan Kabupaten Lampung Timur turun langsung ke lokasi untuk mengecek dugaan pencemaran. Hasil pemeriksaan awal menemukan sistem pengolahan limbah dapur belum sesuai standar yang ditentukan.

Petugas juga menemukan kebocoran pada pipa saluran limbah. Kondisi tersebut diduga membuat air limbah meresap ke dalam tanah hingga mencemari sumber air warga.

Warga terdampak mengaku kondisi air sumur membuat mereka khawatir untuk menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari. Mereka berharap persoalan tersebut segera ditangani agar pencemaran tidak meluas.


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network